Asrama Bumi Ganesha

Asrama Bumi Ganesha (ABG), bertempat di Jl. Cisitu Lama no 35. Didirikan tahun 1982 (kalau ga salah) dan diresmikan oleh Presiden Soeharto. Bangunannya merupakan bangunan Inpres (kayak SD aja). Pada awalnya Asrama ini dikelola oleh Koperasi pegawainya ITB. Tapi karena pengelolaan yang kurang baik, akhirnya pada 1987 para penghuni ABG demo dan meminta supaya ABg dikelola secara mandiri.

ABG bukan hanya sebatas tempat tinggal, tapi juga merupakan sebuah organisasi. Ada jenjang kaderisasi di dalamnya.

Tahun pertama di ABG, masih berstatus sebagai Calon Penghuni (Capeng). Belum mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan penghuni yang lain. Di tahap ini, para capeng diberikan materi-materi soft skill, disuruh melakukan sosialisasi dengan para penghuni, dan membuat sebuah acara eksternal sebagai bentuk perwujudan dari semua softskill yang telah dipelajari, dan magang di biro-biro dalam kepengurusan. Dengan pertimbangan para penghuni dan pengkadernya, MPA memutuskan apakah capeng tersebut layak atau tidak diterima sebagai penghuni ABG.

Tahun kedua adalah tahun sebagai kepala biro. Melanjutkan kerja dari angkatan sebelumnya. Ada banyak biro, tergantung jumlah angkatannya. Ada biro toko yang mengelola toko, biro privat, pemeliharaan, Sosmas, dan lain-lain. Tujuan umumnya adalah menjaga keberlangsungan ABG ini. Tahun kedua juga sebagai tahun pengkader. Bertugas mengonsep dan menjalankan proses kaderisasi kepada para Capeng.

Tahun ketiga menjadi BP (Badan Pengurus) setingkat Presiden, Menteri, dan Staff Ahli, dan sebagai MPA (Majelis Permusyawaratan Anggota). MPA maerupakan perwakilan dari suara penghuni. Kayak MPR nya RI lah.

Tahun keempat dan seterusnya menjadi penghuni biasa. Menjadi tempat untuk dimintai pendapat, dan tetap mempunyai kewajiban yang sama dengan penghuni lainnya.

Secara keseluruhan, ABG adalah tempat yang sangat menyenangkan. Tidak ada yang ga saling kenal satu sama lain antar sesama penghuni. Udah kayak sebuah keluarga jadinya. Walaupun tak lepas dari konflik, tapi dalam sebuah keluarga tak akan selamanya tenang kan?

Tapi akhir-akhir ini, ABG udah kayak Indonesia saja. Didera krisis Ekonomi. Pemasukan dari wartel kian menurun karena maraknya pemakaian Ponsel. Pengeluaran seperti air, listrik, semakin membengkak. Beberapa karyawan telah memasuki usia pensiun, sementara uang pesangon belum terkumpul.
Usia bangunan semakin tua, di lantai 3 dan 4, hanya berjalan saja, sudah terasa goyangannya. Mahasiswa yang masuk ITB sudah semakin kaya, sehingga animo untuk masuk ke ABG semakin berkurang. Akbitanya uang sewa asrama semakin membengkak. Sekarang malahan sudah mencapai kisaran 150 ribu rupiah. Saingan dengan asrama sebelah yang hanya 100 ribu per bulan, tanpa ada tuntutan kaderisasi dan segala macamnya.

Akhirnya BP dan penghuni dituntut kreatif dalam mencari alternatif pemasukan lain. Tidak hanya berharap dari Toko, wartel, dan sewa asrama saja. Bukan hanya pemasukan Asrama saja yang harus ditingkatkan, tapi juga pemasukan penghuni juga harus ditingkatkan.

Walau bagaimanapun juga, Gw akan tetap di ABG sampai lulus, (atau sampai digusur).

Karena BG Asramaku, BG Rumahku, BG Keluargaku

7 thoughts on “Asrama Bumi Ganesha

  1. kisah yang menarik dan ga jauh berbeda sama asrama gw, gw tinggal di asrama swakelola yang mirip2 bentuknya sama ABG, asrama Sylvalestari namanya, masalahnya pun sama
    Asrama yang berdiri sejak 1969 ini harus kandas karena arogansi kampus gw (IPB) yang berorientasi ekonomi dan penggunaan aset yang dianggap bisa dikomersilkan tanpa mengindahkan aspek historis dan humanis, kini udah ga ada asrama swakelola di IPB, IPB memang akan mendirikan asrama mahasiswa baru di bawah pengawasan mereka tentunya, sehingga kebebasan berekspresi akan terkebiri, namun di balik pendirian ini kembali merupakan suatu formalitas karena sudah di gariskan di undang undang BHMN, sehingga niat kampus gw ga tulus.
    Sikap apatis mahasiswa non penghuni asrama gw (mahasiswa laen maksudnya) menambah parah keadaan, perjuangan gw dan teman2 gw mesti di berangus dan berakhir dengan runtuhnya satu2nya tempat dikampus gw yang dapat memberikan nilai2 kehidupan dan arti memanusiakan manusia lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s