Kesadaran ber-KM ITB

Apa itu KM-ITB? Siapa saja anggota KM-ITB? Kenapa kita harus ber-KM ITB? Diatas adalah pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada saat kita mengikuti OSKM, INKM, atau PROKM. Dan pertanyaan itu sudah dijawab oleh mentor-mentor kelompok. (buat yang masih ingat) kita dari awal sudah dikenalkan dengan yang namanya KM-ITB. Saat kita lepas dari OSIS, kita dikenalkan dengan lembaga yang lebih independent dan mempunyai arah gerak yang jelas sesuai konsepsi dan AD-ART KM-ITB. Terlepas dari sejarah dibentuknya KM-ITB 13 tahun yang lalu, yang akan kita cermati adalah kondisi sekarang. Nyamannya kamar kost dengan fasilitas internet, dan segala kemudahan teknologi (mungkin)melalaikan kita akan fungsi sebagai mahasiswa. Buat yang sudah membaca dan (mencoba) memahami konsepsi, yang sudah pernah diceritain akan isi dan makna konsepsi, mungkin (sedikit) tahu dengan maksud sebagai Insan Akademis, melaksanakan TriDharma Perguruan Tinggi, dan lain-lain. Mungkin juga (agak) paham bahwa mahasiswa tidak hanya kuliah dan pulang saja, tapi adalah ujung tombak pergerakan. Kita jangan berbicara yang jauh tentang membangun Indonesia dulu, coba berkaca akan keadaan KM-ITB sendiri. Rapim pada tanggal 12 Oktober 2009 mungkin adalah cermin kalau kita belum siap untuk ber-KM ITB yang baik. Mungkin kita belum menyadari bahwa mahasiswa S1 ITB itu membutuhkan KM-ITB. Kenapa? Karena kita belum siap dan mampu untuk menjalankan system yang sudah disusun dalam peraturan dan landasa bertindak kita. Kongres sebagai lembaga tertinggi dalam KM-ITB belum cukup kuat, karena pengawasan dari lembaga yang mengirimnya juga tidak benar. Karena tidak diawasi, akibatnya kinerjanya tidk seperti yang diharapkan, sehingga fungsi pengawasan terhadap kinerja cabinet juga tidak berjalan dengan baik. Lembaga-lembaga sepertinya belum siap untuk percaya kepada Kongres, dan seperti tidak mau ambil peduli akan kondisi kesenatoran yang carut-marut dan morat-marit. Mungkin saja lembaga tidak merasakan efek langsung dari fungsi kongres itu sendiri, dan lembaga hanya peduli kalau itu terkait langsung dengan kepentingan lembaganya, seperti WISUDAAN, OSKM. Bukankah cabinet KM-ITB dan seluruh prokernya adalah bentuk pengejawantahan aspirasi dari seluruh lembaga yang (seharusnya) disampaikan kepada senator-senatornya di kongres? Bukankah KM-ITB itu sendiri ada untuk mewadahi kebutuhan berhimpun? Atau memang kita sudah tidak membutuhkan lagi KM-ITB? Itu pertanyaan yang selalu muncul melihat masalah di KM-ITB, khususnya masalah kesenatoran. Tapi ketika pertanyaan itu dimunculkan, jawaban adalah “Kita buth KM-ITB” apakah itu hanya karena cemas saja OSKM nanti tidak ada yang mau ngurusin, sebab kita terlalu sibuk dengan ke-APATISan kita di dalam lembaga kita masing-masing? Memang kita tidak bisa mengharapkan 12.000 mahasiswa ITB akan sadar untuk ber-KM-ITB. Tapi setidaknya ANDA-ANDA yang diamanahi sebagai ketua lembaga, perwakilan anggota lembaga harus paham bahwa KM-ITB itu adalah kita semua. Rapim dengan ketua-ketua lembaga tanggal 12 oktober 2009 menurut saya tidak menghasilkan sebuah konklusi, solusi yang real. Yang adalah adalah sebuah pergerakan dari beberapa lembaga untuk mendatangi lembaga-lembaga lainnya, saling mengingatkan untuk ber-KM ITB dengan baik, kalau tidak nanti dibubarin (hahahaha, ga seperti itu juga kata-katanya). Tapi menurut saya tetap tidak ada jaminan bahwa sesudah itu lembaga-lembaga (himpunan dan unit) mau dan mampu berubah sehingga ber-KM ITB dengan baik. Yang pasti kesimpulan yang bisa ditarik dari Rapim tersebut adalah bahwa Kongres KM-ITB masih dipercaya untuk tetap menjalankan fungsinya. Tapi pertanyaan terbesarnya adalah apakah Kongres KM-ITB masih didukung oleh lembaga-lembaga di dalam KM-ITB? Tulisan ini hanya sebuah unek-unek, bukan bermaksud mengajari. Bukan tidak mungkin ada banyak kata-kata dan pemikiran yang dangkal, tapi mudah-mudahan ada manfaatnya yang bisa kita pahami bersama. Demi Tuhan, Untuk Bangsa dan Almamater Senator Utusan Lembaga Rumpun Seni dan Budaya Darma Eka Saputra 13105137

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s