TIPE-TIPE ANGGOTA TIM PENDAKIAN

Ada beberapa tipe anggota tim pendakian lho.. (foto: koleksi dewe)

Ada beberapa tipe anggota tim pendakian lho.. (foto: koleksi dewe)

Awal bulan Agustus ini aku diajak sama temen-temen kantor untuk muncak. Sudah lama vakum muncak, jadi rada keder juga. Tapi pengalaman nanjak ga akan aku bahas di postingan ini, Cuma sedikit hasil pengamatan aja dari beberapa kali muncak.

Berdasarkan pengalaman yang sedikit, aku menyimpulkan ada beberapa tipe orang dalam tim pendakian. Pada umumnya kalau muncak, memang selalu dalam satu tim, minimal berdua atau bertiga. Sama sekali tidak dianjurkan untuk muncak sendirian, kecuali kamu sudah sangat mengenal medannya dan punya keahlian serta mental yang mumpuni.

  1. Leader

Tipe Leader atau pemimpin merupakan orang yang merencanakan perjalanan, menyusun daftar perlengkapan dan peralatan dan ketua rombongan. Biasanya ia merupakan orang yang sudah berpengalaman muncak, akrab dengan kegiatan di alam bebas dan dipercaya oleh anggota tim lain.

Leader bertanggung jawab menjaga aura positif dalam tim. Jika timnya cukup gemuk, leader biasanya punya satu atau dua orang tempat ia berkonsultasi selama perjalanan. Mereka akan mengevaluasi perjalanan, mengubah dan menyesuaikan rencana perjalanan, tergantung kondisi tim dan medan serta cuaca.

Biasanya, tim leader berjalan paling depan. Jika trek yang ditempuh bukan jalur yang ramai dan sering dilewati, ia akan memberikan tanda dengan jarak tertentu. Biasanya dengan tali raffia yang berwarna cerah seperti merah, biru terang atau kuning. Ia menentukan tempat istirahat, tempat bermalam dan melakukan pembagian tugas ketika sampai di tempat kemping. Siapa yang membangun tenda, mencari kayu bakar, memasak dan lain-lain.

Kalau kamu beruntung, leader juga akan memimpin kamu ke masa depan yang cerah berdua. Icikiwir….

  1. Sweeper

Sweeper merupakan orang yang berada paling belakang dalam perjalanan. Tugasnya adalah memastikan tidak ada anggota tim dan barang-barang yang tercecer. Selain itu ia menjaga jarak antar anggota tim. Jika jarak terlalu jauh, ia akan memberi tahu leader dengan kode yang telah disepakati.

Di area kemping, sweeper memastikan tidak ada barang atau sampah yang tercecer, dan kelengkapan jumlah anggota tim. Sweeper juga biasanya orang yang telah berpengalaman muncak, dan akrab dengan kegiatan di alam bebas.

Beruntunglah punya pasangan bertipe sweeper, barang-barang aja ia jaga supaya tidak tercecer, apalagi kamuuuuu…. Tapi sayang, ia juga selalu menjaga kenangan-kenangan masa lalu tidak terlupakan.

  1. Porter
Kalok jadi porter, harus mampu membawa beban hidup yang teramat berat. ihik (poto: koleksi batur)

Kalok jadi porter, harus mampu membawa beban hidup yang teramat berat. ihik (poto: koleksi batur)

Tipe porter adalah anggota tim dengan kemampuan fisik paling mumpuni. Ia mampu membawa beban lebih banyak daripada yang lain dan mempunyai stamina yang paling kuat.

Ia membawa perlengkapan dan peralatan tim dalam tas ranselnya. Tenda, peralatan masak, bahkan persediaan makanan dan minuman. Bukan berarti seluruhnya diserahkan pada porter, tapi ia membawa beban yang lebih berat.

Dalam satu tim, bisa saja porter lebih dari seorang. Apalagi dalam tim yang cukup besar. Terkadang porter tidak hanya membawa beban kelompok, tapi membawa barang-barang anggota tim yang sudah kelelahan. Jika diperlukan, ia akan menjadi pengangkut tandu untuk anggota tim yang mengalami cidera dan harus segera dievakuasi.

Porter juga kuat kok, membawa beban hidupnya sendiri (mungkin). Punggungnya kuat jadi tempatmu bersandar. (Matek lah, makin ga jelas ini)

  1. Mood Booster

Selalu ada penggembira dalam tim. Ia seakan-akan tidak pernah bersedih. Celetukan-celetukannya selalu bisa mengangkat mood anggota tim lain yang sudah down karena letih sepanjang perjalanan.

Tanpa kehadirannya, tim pendakian terasa sepi sunyi,. Tidak ada lelucon-lelucon dan celetukan renyah, hilang nyanyian-nyanyian yang walau geje tapi menghibur, sepi rasanya tak ada tawa riangnya.

  1. Lebah Pekerja

Lebah pekerja bukan tipe pemimpin, ia follower sejati. Umumnya pendaki newbie jadi tipe ini. Ia nurut jika disuruh oleh leader. Apakah itu membangun tenda, mencari kayu bakar, mengambil air atau mencuci peralatan masak. Tapi tak jarang pula pendaki veteran yang lebih memilih jadi lebah pekerja. Ia dengan rendah hati menuruti komando dari leader, tak membantah.

  1. Dapur Umum

Tipe ini tidak boleh tidak ada dalam tim pendakian. Urusan perut dan energi pendakian tergantung padanya. Ia menyusun menu, bahan makanan dan mendiskusikannya dengan team leader.

Urusan perut dalam pendakian bukan hal sepele. Enak tidaknya makanan berperan penting dalam menaikkan mental selama pendakian. Walaupun ketika pendakian, makanan cuma ada dua: enak dan enak banget. Tapi menu yang bervariasi dengan rasa yang lezat bisa jadi penambah semangat sepanjang perjalanan.

  1. Manja dan Pengeluh

Ini termasuk tipe yang harus dihindari untuk dibawa pendakian. Orang manja dan pengeluh membawa aura negatif dalam tim. Ia mengeluh hampir setiap waktu, entah itu kepanasan, kehujanan, serangga, berat beban, masa lalu, mantan dan lain-lain. Seakan-akan ia orang yang paling menderita dalam pendakian tersebut.

Ia menuntut perhatian semua orang kepada dirinya. Kalau bisa semua orang melakukan apapun untuknya.

  1. Sompral dan takabbur

Orang-orang seperti ini juga sebaiknya tidak dibawa. Mulutnya berceloteh tak terkendali, bahkan terkadang nantang dan meremehkan. Selama berkegiatan di alam, sompral dan takabbur adalah dua hal sangat terlarang.

Kata-kata, “Ah, Kunti mah takut ama gue,” atau “Ya elah, gunung segini doing,” dan sejenisnya terlarang diucapkan. Percaya atau tidak, kata-kata bernada seperti itu akan mencelakakan tim lain selama pendakian.

  1. Malas

Orang malas juga jangan sampai dibawa muncak. Ia paling malas melakukan pekerjaan-pekerjaan tim seperti membangun tenda, mengambil air dan sebagainya. Ia selalu berusaha mencari alasan, entah itu mau kencing lah, sakit kepala, sakit gigi, masuk anjing atau teringat mantan.

Bahkan, ia terkadang berusaha supaya beban dalam carriernya paling ringan. Orang seperti ini seakan punya stok alasan tak terbatas. Membawa orang malas hanya akan memancing amarah dan konflik, hal yang harus dihindari selama perjalanan.

Tipe-tipe tersebut tidak dikategorikan ya, seingetnya saja. Tapi setidaknya bisa jadi gambaran kira-kira orang seperti apa yang harus kamu ajak jadi anggota tim pendakianmu.

Sudah siap muncak?

Sudah siap muncak? (foto: koleksi batur oge)

Sudah siap muncak? (foto: koleksi batur oge)

MuntCakkan pernah berhenti mencintaimuuuuuu….

 

 

 

 

 

 

 

dipost untuk #1minggu1cerita

1minggu1cerita

6 thoughts on “TIPE-TIPE ANGGOTA TIM PENDAKIAN

  1. Aku no. 7 sama 9 kayaknya, gak pernah muncak ke gunung soalnya hahah..
    Betewe budget peralatan muncak itu kira-kira berapa sih, kang? Siapa tahu suatu hari ada yang ngajak heuheuheu😀

    • wah, budget gear tergantung mereknya apa. tapi yg minimal harus punya sendiri itu sepatu trekking, sleeping bag, matraas kemping, jaket tebel dan jas hujan. kalau carrier dll sih, masih ada penyewaan (walau tetap lebih enak make punya sendiri..) budget? sepatu itu kira-kira 400-900k adaa, sleeping bag sekitar 100-150k, matras kemping 40k, jaket dr 200k-1000k, jas hujan dari 200k-400k. tinggal pilih mau merek lokal atau luar.. gituuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s