Berhenti Mengeluh, SEKARANG JUGA

 

Mengeluh itu sepertinya enak ya. Protes cuaca, pekerjaan, penyakit, pasangan (atau ketidakpunyaan pasangan). Seakan seluruh dunia harus tahu apa yang sedang kita rasakan dan keluhkan.

Tempat mengeluh paling enak dan nyaman tentu saja di jejaring sosial. Seluruh jejaring yang terkait dengan kita harus tahu apa yang kita rasakan. Ya elaaah, apa ga sekalian curhat make toa masjid?

Tempat lain untuk mengeluh, tentu saja teman terdekat, rekan kerja, orang di sebelah ketika di bis, pak RT, pengurus masjid, atau siapapun yang kita temui dan ajak ngobrol.

Kebanyakan kita beranggapan dengan menyampaikan keluhan ke orang lain, mereka akan memberikan simpati/empatinya kepada kita. Tapi ternyata mengeluh hanya menyebarkan energi negatif ke sekitar kita. Orang-orang malah capek dan kesal mendengarkan keluhan-keluhan kita.

Mengeluh pada dasarnya adalah energi negatif, dan energi ini menyebar dengan cepat ke orang-orang di sekitar kita. Tapi kebiasaan mengeluh bisa dikurangi, bahkan dihentikan. Semuanya tergantung kamu, mau nggak untuk mengubahnya.

Mengubah kebiasaan mengeluh ga terlalu sulit, ga sesulit melupakan mantan yang semakin kece badai membahana. Karena mengeluh adalah energi negatif, maka untuk menguranginya kita harus memperbanyak energi positif dalam diri.

 

Bersyukur

Mengeluh timbul karena kita kurang bersyukur atas apa yang kita dapatkan dan alami. Bersyukur merupakan sikap menerima dan berterima kasih terhadap apa yang kita alami dan hadapi. Bersyukur bukan berarti pasrah atas keadaan, tapi berterima kasih.

Bersyukurlah, banyak metode bersyukur yang bisa kamu jalankan untuk melakukannya.

  1. Tiap pagi, syukuri hal-hal yang kamu miliki.

Memulai hari dengan mensyukuri hal-hal yang kamu miliki akan membuat harimu dimulai dengan baik. Bersyukur atas kesehatan, pekerjaan, kuliah atau keluarga, juga tidak lupa bersyukur karena punya pacar (ataupun tidak punya). Bersyukurlah setiap pagi, dan awali harimu dengan senyum.

  1. Temukan alasan untuk bersyukur dalam setiap kejadian buruk atau tidak menyenangkan yang mungkin menimpamu.

Terkadang ada saja hal-hal buruk yang terjadi. Temukan alasan untuk bersyukur. Contoh: ketika kamu dikejar deadline yang numpuk, bersyukurlah bahwa kamu memiliki pekerjaan yang stabil dengan pendapatan yang cukup. Jika suatu saat kamu melihat mantan jalan dengan pacarnya yang baru, bersyukurlah bahwa pacar barunya akan mengalami penderitaan yang sama denganmu (hehehehehehe). Selalu temukan alasan untuk bersyukur

  1. Setiap malam, bersyukurlah atas hal-hal baik yang terjadi hari ini

Tutup hari-harimu dengan bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi hari ini. Bahkan jika ada hal buruk terjadi, bersyukurlah bahwa hal baik masih tetap lebih banyak daripada hal buruk.

 

Berpikir Positif

Berpikir positif sebenarnya susah-susah sulit. Bersyukur adalah salah satu metode dari mengembangkan energi positif dalam diri.

Berpikir dan bertindak positif berarti kita selalu melihat kebaikan dari orang lain, apa yang terjadi, dan kondisi yang kita alami. Contoh, jika kamu janjian dengan seorang teman, dan ia datang terlambat, positif aja. Bisa jadi dia di perjalanan harus membantu kucing yang harus melahirkan tanpa ditemani suaminya. Who knows, everything can be happen.

Bergaul dengan orang-orang positif memberikan pengaruh positif untuk dirimu (dipoto samo kawan juo)

Bergaul dengan orang-orang positif memberikan pengaruh positif untuk dirimu (dipoto samo kawan juo)

Bergaullah dengan orang-orang yang positif, karena energi positif itu menular. Jangan bergaul dengan orang yang suka mengeluh, karena kamu juga akan terpengaruh untuk ikut mengeluh juga.

Senyum

Kalo senyum jangan sendirian, ajak-ajak (dipoto ku batur, koleksi batur oge)

Kalo senyum jangan sendirian, ajak-ajak (dipoto ku batur, koleksi batur oge)

Selalu hiasi wajahmu dengan senyuman. Bukan senyam-senyum yang ga jelas, tapi pasang wajah ceria. Jangan sampai apapun yang terjadi merusak wajah ceriamu. Sebarkan senyum ke orang-orang di sekitarmu, tebarkan keramahan. Orang yang senang mengeluh biasanya jarang sekali menampilkan wajah ramah. Baginya hidup dipenuhi oleh hal-hal buruk yang harus dikeluhkan.

Keep smile, konon katanya senyum itu bikin awet muda. Awas, jangan senyum-senyum sendiri, nanti dikira orang gila. Kalau mau senyum-senyum, ajak-ajak temen biar ga sendirian banget.

Untuk referensi, coba baca buku No Complaining Rules dan Positive Dog karya Jon Gordon. Bahasanya ringan kok, dikemas dalam bentuk cerita yang enak untuk dibaca.

Masalahnya, apakah kamu mau dan siap berkomitmen untuk menjalaninya. Gitu lhooo…

Aduh, terlalu serius nih isi postingan, aku nulisnya jadi mabok. Mabok cinta.. Ahahahahaha….

1minggu1ceritaa

12 thoughts on “Berhenti Mengeluh, SEKARANG JUGA

  1. kalau gue baca.. tulisan ini bukan tentang mengeluh atau tentang berbagi senyuman, tapi tentang si penulis yang sedang berhubungan dengan kata cinta.. entah berusaha melepaskan cinta atau berusaha mendapatkanya #eh

  2. Sakitu oge uyuhaaan….*bersyukur atau pasrah ya quotes bgini..
    Bersyukurlah kamu maka Alloh akan menambah nikmatmu…
    Kece postingannya ngingetin saya supaya jangan ngeluh aja :p makasih ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s