Budaya Tatap Muka

Posted in My Interest with tags , on June 25, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Gw pernah baca di suatu artikel, salah satu dampak buruk kemajuan informasi teknologi yang sangat pesat adalah berkurangnya budaya tatap muka. Budaya tatap muka ini maksudnya adalah bertemu dan berinteraksi langsung face to face sama orang lain.

Gadget yang semakin canggih, dan koneksi Internet yang makin merajalela akan semakin membuat kita mabuk kepayang oleh dunia maya. Bahkan pekerjaan pun bisa kita lakukan di rumah, hanya tergantung koneksi internet saja.

Berkurangnya budaya tatap muka membuat kita kadang susah untuk percaya pada orang lain. Walaupun saat berbalas wall sudah seperti teman akrab, tapi pada saat bertemu, akan lain ceritanya. Selain itu akan mengakibatkan kita lupa cara bergaul, lupa cara berinteraksi langsung dengan orang lain.

Salah satu trik mendapatkan kepercayaan dari orang lain adalah menatap mata lawan bicara. Jika semakin jarang bertemu, interaksi juga semakin jarang, dan menimbulkan keapatisan terhadap orang lain.

Makanya gw kadang ngerasa ga sreg kalau ada rapat via conference, karena makna dari rapat (meeting = bertemu), ga dapat. Ga akan terasa nikmatnya tertawa bersama-sama dalam satu ruangan/tempat, indahnya berkenalan dengan langsung dan bertatap mata.

Gak kebayang kalau semua bisa kita lakukan melalui internet, mungkin ga bakal ada orator kali ya, semuanya melalui wall.

PilPres 2009/2014

Posted in My Interest with tags , , on June 21, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Pemilu presiden RI sudah di depan mata. Tiga pasangan capres dan cawapres sudah mulai melakukan kampanye. 2 orang capres pernah jadi presiden, 1 orang capres adalah wakil presiden sekarang. 2 orang awapres adalah tokoh penting militer, 1 orang tokoh ekonomi Indonesia. Yang mana yang akan anda pilih?

Saatnya menjadi pemilih yang cerdas. Waktu pemilu pertama yang saya ikuti, bener-bener belum cerdas dalam memilih, maklum, pemilih pemula. Dan saya yakin, sebagian besar pemilih pemula sekarang belum terlalu peduli siapa yang akan dia pilih. Ayo, cermati biografi masing-masing calon, apa yang dibawanya untuk Indonesia 5 tahun mendatang. Cermati track record masing-masing, dari sana kita bisa tahu seperti apa orang yang akan memimpin negara kita nantinya.Jangan sampai salah pilih, mungkin dia mimpin Indonesia untuk 5 tahun ke depan, tapi mungkin efeknya bisa 10-15 tahun sesudahnya.

Jangan pernah berpikiran untuk GolPut. Tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin yang baik, dan mampu memajukan RI ini. Jangan nanti lepas tanggung jawab. Kalau kata teman saya “Jangan bisanya cuma mencela dan mengkritik saja, kamu kalau disuruh maju belum tentu juga bisa dan mampu”. Intinya mah, coba berpikir positif, dan bener-bener cermati dan amati masing-masing calon. Gapapa juga ngikutin acara debat dan segalam macamnya itu, liat seperti apa sih pola berpikir mereka.

Kalau saya sih, sampai saat ini masih bingung mau milih calon yang mana. Bagaimana dengan anda?

ASEAN University Student Conference Part II

Posted in My Interest, cerita ku on May 27, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Hari Kedua

Hari kedua adalah saatnya Focus Discussion Group.  Peserta Konferensi dibagi ke dalam 3 kelompok besar, berkaitan dengan Pelestarian dan Memperkaya Kebudayaan. Gw kebetulan masuk ke kelompok C, tentang peran ASEAN dalam memperkaya dan pelestarian kebudayaan. Dan di dalam kelompok besar itu, dibuat lagi kelompok-kelompok kecil berdasarkan sub-topik dari bahasan yang tadi.

Sebenarnya keberjalanan FGD itu cukup baik, tapi rasanya waktunya terlalu singkat. Apalagi dipotong ama jumatan. Menurut gw sih, satu hari full itu untuk pembahasan masalahnya, dan hari berikutnya baru kita merumuskan pernyataan sikap atau apapun lah namanya. Tapi yah, mungkin emang udah dijadwalkan begitu, mau bagaimana lagi.

Setelah jumatan, gw ama Syarif ganti baju ke Hotel, dan bertemu temen2 dari Tland yang lagi kebingungan. Ketika ditanya, ternyata mereka nyari Money Changer, mo nuker duit untuk belanja. Karena kita lagi ga ada kegiatan, dengan berbaik hati kita anter lah untuk nyari money changer. Setelah berpanas-panas menyusuri Jl. Naripan, dan menemukan Money Changer yang cocok, ternyata mereka mau belanja ke Pasar Baru. Et dah, tau darimana mereka soal pasar baru. Gw ama Syarif mikir, bahaya juga kalau mereka dilepas gitu aja ke Pasar baru, bisa-bisa ditipu mentah-mentah ama orang-orang sana. Ya udahlah ya,  kita berbaik hati lagi mau nganterin mereka ke Pasar Baru. Tapi entah kenapa, awalnya mereka udah mau, tiba-tiba aja batal.

Gw ama syarif balik ke Gedung Merdeka, ngobrol-ngobrol ama temen2 dari Myanmar. Akhirnya kita belajar bahasa Myanmar ama mereka. Susah banget dah, ntar gw coba bikin cerita terpisah tentang belajar bahasa Myanmar itu.

Malemnya, acara dilanjutkan dengan Pagelaran Kesenian dari masing-masing negara. Lucu-lucu ngeliat kebudayaan yang kita sama sekali ga tahu sebelumnya, dan sekali lagi terlihat membaurnya peserta konferensi ini. Perbedaan negara asal bukan menjadi halangan untuk menjadi dekat dan akrab.Seperti biasa, sebelum pulang ke hotel, acara dilanjutkan dengan foto-foto.

Hari Ke 3

Hari ini adalah hari terakhir kegiatan Konferensi, dan acaranya adalah Field Trip. Kalau liat di jadwal, jam 6 pagi jalan-jalan ke Tangkuban Perahu, siangnya Out Bond di Ciater, dan dilanjutkan dengan mengunjungi Saung Angklung Mang Ujo. Dan ternyata ga seperti yang dibayangkan tadi. Dari jam 9 waktu berangkat yang direncanakan, Rombongan baru berangkat jam 9, nyampe di tangkuban jam 10-an lewat. Jam setengah sebelas baru nyampe di Kawah Ratu. Dan jam 12 udah harus ngumpul lagi.

Gw karena ga ingin maen-maen di kawah Ratu dan hanya belanja aja, gw ngajak temen2 yang lain untuk jalan-jalan ke Kawah Domas, agak ke bawahnya dari kawah Ratu. Niatnya sih supatya bisa ngasih pengalaman yang beda. Tapi sayangnya cuma dari Indonesia aja yang ikutan mah, yang lainnya udah pada jalan duluan.

Gw masih inget ish jalannya, tapi gw lupa berapa jauhnya, dan ternyata emang lumayan jauh. 1,2 Km dari Kawah Ratu, kira-kira setengah jam perjalanan, karena jalurnya ga mulus-mulus amat. Nyampe di Kawah domas, istirahat bentar, foto-foto, naik lagi deh, soalnya udah jam 11.45, dan 15 menit lagi udah harus ngumpul. Gw memutuskan kita naik lewat jalur yang langsung ke parkiran aja, dan gw bener2 lupa jalurnya mana aja. tapi dengan PD, gw pimpin aja tu rombongan kecil, menerka-nerka jalurnya, dan sampai setengah perjalanan, gw masih yakin. Tapi si sebuah persimpangan, gw ragu banget arah mana yang akan diambil. Sebuah papan petunjuk arah yang tersembunyi menunjukkan, jalan, tapi gw masih ragu banget, karena gw bener2 ga inget pernah lewat jalur ini, apalagi jalannya udah mulai jalan setapak, dan anak-anak yang lain mukanya udah capek banget. Dan ternyata emang jalurnya betul, kita langsung keluar di parkiran.

Nyampe di parkiran, anak-anak yang lain udah pada ngumpul, cuma nungguin kita doang nih. Hihihihihi, jadi merasa bersalah.

Oke, jam 12.30 berangkat, makan siang. Katanya sih di Sari Sunda, tapi awalnya gw pikir yang ada di Lemnbang. Karena kecapekan, gw tidur di bus, dan bangun jam 2, tapi ternyata masih aja belum nyampe. Ternyata dibawa ke Sari Sunda yang di Jl. Soekarno-Hatta. Mak jang, udah panas, jauh, macet, lapar pula kan, kasihan sama yang lain.

Beres makan, malah dibawa ke Cibaduyut, “Ya ampun pak, emang kita bawa ibu-ibu mau belanja. Pesertanya anak muda semua gitu.”Gw karena udah males, tiduran aja di Mushola.

Eh, balik2 bukanya di bawa ke hotel dulu untuk mandi, siap2siap penutupan, malah langsung dibawa ke gedung merdeka untuk penutupan. “Makan tuh baju bau”. dan habis magrib langsung di angkut ke Pendopo untuk makan malam bersama Walikota Bandung.

Pokoknya hari sabtu itu mengecewakan banget lah. Kalau gw sih ga masalah, toh tinggal di bandung ini, masih punya banyak waktu untuk jalan-jalan kemana-mana. Yang peserta dari negara lain ini, udha ke bandung cuma sekali-kali, ga puas pula kan menikmati kota Bandung. Parah banget lah pokoknya.

BM 2008-2009

Posted in Uncategorized on May 25, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Well, Minggu 100509 kemaren masa jabatan BM 2008-2009 resmi berakhir. Digantikan oleh BM 2009-2010 yang baru. Berakhir sudah masa kejayaan BM Ranger (Kita berlima terdiri dari 3 cowok 2 cewek), atau BM-sel (soalnya kita b-5 pelanggan Telkomsel).

Ga ada lagi rapat2 dengan orang2 gila, rapat anggota dipimpin oleh orang2 autis. Atau celetukan-celetukan bodoh dari Riki, Arvi, PengQ, Reisha. Hahahahahahahahahahahahaha

Kemaren siang (100509) pada mellow2 semua. Mungkin karena udah kompak banget, jadinya sayang aja kalau pisah.

ASEAN University Student Conference Part 1

Posted in My Interest, cerita ku with tags on May 24, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Tanggal 20-24 Mei 2009 gw diajak untuk ngikutin ASEAN University Student Conference di Gedung Merdeka, Bandung. Awalnya ragu-ragu sih, soalnya lagi minggu-minggu UAS juga kan, selain itu gw ga terlalu PD ama English gw. Tapi setelah coba-coba aja lah, buat nambah2 pengalaman, nambah-nambah temen dari negara-negara di Asia Tenggara, lumayan kan??

Delegasi dari kampus itu ada 5 orang, gw, Adhi, Arvi, Yayi, ama Gilang. Sebenarnya masih ada sih temen2 dari ITB yang lain, tapi mereka daftar sendiri ke Panitianya. Dan kita juga ngajak Syarif, buat ikutan, walau ga terdafar sebagai peserta, tapi buat nambah-nambah pengalaman aja.

20 Mei 2009, Pembukaan di Gedung Merdeka

Nah, ceritanya gini. Di surat dari Menpora ke Rektorat, dikasih tahunya kalau kita bakal nginep di Hotel Savoy Homann, tapi belakangan gw dikasih tahu kalau jadinya di New Naripan nginepnya. Kita 5 orang ini sebenernya janjian mau check-in bareng, tapi ternyata pada nyusul, akhirnya cuma gw ama arvi yang jalan duluan. Check-in sekitar jam 7-an, trus langsung ke Gedung Merdeka untuk ngikutin acara pembukaannya.

Dari hotel Naripan ampe ke Gedung Merdeka kan ga jauh-jauh amat, jadi gw ama arvi mending jalan kaki aja. Masing-masing peserta/partisipan dikasih name tag, dan gw dengan bodohnya ngilanginnya waktu jalan ke Gedung Merdeka.

Pembukaan dimulai dengan sebuah Tari Tradisional (gw ga tahu itu tari apa, tapi kalau ga salah dari daerah Cirebon atau dari mana gitu). Acara ini dibuka oleh Menpora, dan dilanjutkan dengan performance dari Saung Angklung Mang Ujo. Lucu aja ngeliat anak-anak maen angklung, dengan keceriaan khas anak-anak, ga terikat pakem atau batasan-batasan.

Tapi ga cuma yang bagian anak-anaknya aja, yang udah remaja bawain La Cum Parsita dengan apiknya, sehingga jadi kepikiran sendiri ”Kalau kolaborasi ama UKM seru juga nih Angklung”. Ada lagi bagian serunya, diajarin maen angklung ama bocah 6 tahun. Ya sebenarnya ga dia juga sih yang ngajarin, bedua ama mbaknya yang chubby-chubby ngegemesin. Hehehehehe. Kayaknya sengaja sih, ngasih porsi yang agak gede di angklung, buat nunjukkin kalau angklung itu salah satu dari kebudayaan Indonesia.

Oh ya, dalam pembukaan ini juga diundang teman-teman dari Universitas di Bandung, makanya juga ketemu ama anak-anak Kabinet.

Beres pembukaan, Yayi ama Gilang ternyata nungguin di Wendy’s. Gw ama arvi nyusul ke sana, ngobrol-ngobrol, ketawa-ketiwi ampe jam 12-an, baru balik lagi ke hotel.

Di kamar, roommate gw anak UGM. Sebenarnya sekamar itu bertiga, tapi pas pendaftaram Gilang dianggap cowok, dan ditempatkan sekamar ama gw. Ga mungkin kan ada cewek sekamar ama cowk, makanya dipindahin, dan jadinya gw sekamar cuma berdua.

21 Mei 2009, Hari Pertama Konferensi

Di hari pertama ini, paginya ada presentasi dari masing-masing negara ASEAN, tentang kebudayaan yang mereka miliki. Yang lucunya itu presentasi dari Indonesia. Yang ngomong keliru bilangin bahwa Candi Prambanan terletak di Madura, dan cerita Ramayana, Bharata Yudha adalah cerita dari kebudayaan Budha. Pada saat presentasi, di sebelah gw duduk delegasi Myanmar. Dan ternyata dia kuliah di Teknik Mesin ITB juga, tapi ngambil Master Degree. Yang dari kamboja aja, 3 orang kuliah di ITB. Ngobrol panjang lebar deh ama dia.

Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan Plenary Session. Salah satu yang bener-bener menarik itu yang dari Singapura. Mereka berhasil menyulap Museum menjadi sebua tempat yang menarik dan menyenangkan untuk dikunjungi. Ga ada lagi kesan bahwa museum adalah tempat yang suram, penuh debu, dan membosankan. Dan cara mereka mengubah itu cukup sederhana, tapi ga kepikiran ama kita. Mereka bikin sebuah situs yang interaktif dan menarik, dengan salah seorang selebritis terkenal di sana sebagai icoin dan guide museumnya. Mengadakan acara-acara disana, bahkan mencanangkan 2 minggu gratis mengunjungi museum. Harusnya Indonesia yang punya museum seabreg-abreg bisa menerapkan metode-metode seperti itu.

Malamnya diundang makan malam di Gedung Sate. Gw ama yang lain karena datengnya telat, pas nyampe ternyata makannya udah beres, udah mau mulai acara penyambutan dan segala macamnya.

Kejadian menariknya adalah ketika udah sesi hiburan, nyanyi-nyanyi, pada turun ke depan panggung, joget-joget, bener-bener membaur. Seakan-akan udah kenal lama aja, jadi akrab, dan melakukan hal-hal gila. Keluar dari Gedung sate dengan muka penuh tawa semuanya.

Dan kami, karena ga kebagian makan malam, akhirnya berlabuh lagi di Wendy’s. Lagi-lagi ngobrol, ketawa, foto-foto (karena Gilang akhirnya minjem kamera dari temennya). Padahal yang lain, kecuali Syarif ama Gw ujian besoknya. Jadi yang balik ke Hotel Cuma gw ama Syarif aja, yang lainnya pulang, dan Syarif gw susupkan di kamar gw, karena masih ada satu Bed yang nganggur .

Komunitas Blogger ITB

Posted in cerita ku on April 27, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Akhirnya salah satu mimpi terwujudkan juga. Kopi darat Blogger ITB terlaksana juga. Walau yang datang pun ga banyak-banyak amat, tapi cukuplah ya untuk memulai sebuah komunitas bari di kampus gajah ini. Kalau ada yang nanya “Ngapain aja emang semalem??”, kita ngopi (emang bener2 ngopi), ngobrol2 ga jelas, ngegosip, ketawa2, tapi menghasilkan.

Thx bgt untuk Rani, Tiara, ama Haekal yang udah bantuin ngadain KopDar, juga untuk Ncep, Shana, Ucup, Aclit, Tito, Adam udah mau dateng, untuk Putri udah mau nunjukkin jalan.

Ayo, teman-teman blogger ITB lainnya, mari bergabung di penaganesha.blogspot.com. Ayo berbagi kegilaan, ide-ide dan mimpi-mimpimu.

Tapi ngomong-ngomong, nama Komunitas kita apa nih?? Belum dibicarakan kan kemaren??

ITB Saat Ini

Posted in cerita ku with tags , , , on April 21, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Wel, udah lama juga gw ga nulis lagi. Yah, bukannya ga sempat sih, tapi emang lagi ga ada ide aja untuk nulis… beberapa waktu lalu ada beberapa even yang terjadi. Mulai dari Pemilu Raya KM-ITB, Pemilu Legislatif RI, Ganesha Harmonic, Ganesha Music Event, de el el.

Hmm, dimulai dari Ganesha Harmonic aja ya. Idenya bagus sih, rangkaian acara dengan Lomba Foto, Seminar tentang pengaruh musik dalam dunia fashion, Lomba cipta dan aransemen lagu kampus, dan konser. Sampai hari Jumat, keberjalanan acara bisa dibilang masih lancar, hingga persiapan untuk konser. Pas persiapan untuk konser, baru nampak ada masalah2, mulai dari persiapan logistik, artistik, de el el. Dan pas hari-H, kejadian deh, setelah tiba-tiba hujan lebat pada siangnya, rundown mulai berantakan, banyak terjadi pertukaran jadwal yang tidak memuaskan band pengisi acara. Bahkan acara molor hingga jam 1 malem.

Bisa dibilang acara ini jauh dari sempurna, lumayan banyak kekurangan-kekurangannya. Mungkin karena kurangnya bimbingan dari orang yang pernah mengadakan konser band, sehingga banyak hal-hal yang terlupakan. Tapi yang diharapkan adalah kritik-kritik yang membangun, bukan cacian dan makian karena acaranya jelek, tidak memuaskan, atau apapun tanggapan dari yang ikut, yang nonton. Setidaknya berikan apresiasi kepada teman-teman panitia yang udah banting tulang peras keringat mengadakan acara ini. tapi teman-teman panitia pun juga harus berbesar hati menerima kritikan dan celaan. “Walau nasihat, kritik datang dengan cara yang tidak bijak, sikapi dengan bijaksana”.

Berikutnya GME aja ya, acara yang diadain ama APRES. Gw ga ngikutin secara penuh sih, karena bentrok ama Hearing Calon Ketua UKM ITB. Tapi gw dateng pas Efek Rumah Kaca nampil. Animo massa kampus cukup besar, walau saat itu lagi long weekend, bahkan katanya non-ITB juga banyak yang nonton. Well, keknya sukses lah ya…

Next, Pemilu Legislatif RI. Ini juga lumayan ga betul. Cerita2 yang gw denger dari temen2 gw yang jadi saksi, katanya parah banget lah. baik itu penguasaan akan peraturan2 Pemilu oleh petugas TPS yang rendah, saksi yang kayaknya asal comot, dan DPT yang bermasalah. Gw denger2, puluhan ribu mungkin suara mahasiswa rantau yang tidak tersalurkan. Dan juga, hasil Pemilu ini membawa efek negatif bagi caleg yang ga terpilih. Ada yang gila, bahkan ada juga yang bunuh diri karena depresi dan dililit utang. Ckckckckckck. Apakah anggota legislatif sekarang udah kompeten?? Next issue adalah PilPres nih. Tunggu aja gimana suhu poitik Indonesia.

Last, Pemira KM ITB. Pemilu yang penuh kontroversi, perdebatan, dan masalah-masalah. 3 kali pengulangan pengambilan formulir, lalu saling menyalahkan, bahkan penuh konflik. Presdiden dan MWA wakil mahasiswa terpilih adalah Ucup dan Benny. Gw juga ga tahu apakah hasil Pemira ini bisa memuaskan semua pihak, bahkan keterlibatan massa kampus hanya 50,78%, lebih rendah 0,02% dari tahun lalu. Ga tahu jga, apakah ini dianggap cukup mewakili aspirasi massa kampus, atau emang massa kampus udah mulai masa bodoh dengan hal-hal yang kayak gini. Apalagi ada banyak isu yang berkembang setahun ini, mulai dari Pemilihan Rektor ITB, PilPres RI, masalah Baksil yang masih belum beres, Kaderisasi di ITB, terkait juga dengan INKM, KadWil, dan Kaderisasi Jurusan/Himpunan, BHP, AD/ART ITB, de el el. Kalau gw ga salah, Unit2 SenBud udah sepakat untuk mau ngadai PSB kembali tahun ini, atau awal tahun 2010.

Well, kita lihat saja Kampus ini setahun ke depan.

Eh, tulisan-tulisan di atas kalau misalnya opini gw, dan fakta yang gw angkat ternyata berbeda dengan fakta yang sebenarnya, maaf ya, dan tolong kasih tahu, biar nanti gw ga dianggap menyebarkan pitnah.

Generasi Facebook

Posted in Iseng Aja on April 2, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Kalau loe lagi baca blog ini, kemungkinan besar (dan gw yakin banget) sebelum ini loe ngebuka e-mail dan facebook. Bahkan mungkin facebook duluan yang loe buka.

Yah, facebook telah berhasil menumbangkan Friendster sebagai situs pertemanan yang dulu dianggap sangat stabil. Dengan fitur yang banyak dan bisa dibilang lengkap, benar-benar sudah merambah dunia. Bahkan Obama pun kampanye dengan media ini (dan diikuti oleh calon2 lain di Indonesia, bahkan salah seorang calon presiden KM ITB pun juga kampanye lewat facebook).

Teknologi gadget sangat berkembang pesat sehingga FB pun bisa di update pas kita lagi makan, kuliah, jalan2, boker (halah, ga banget), pokoknya kapanpun (selama ada pulsa berarti ya.. hehehehe). Kadang hal2 remeh pun kita sampaikan di FB. “Darma Eka Saputra lagi mules”. Ya ampun, penting ya semua orang tahu itu…

Bahkan gw sendiri merasa ga lengkap kalau satu hari ga ngebuka FB. huff, ngerilah pengaruhnya..

Pertanyaannya adalah, ini mo jadi kek gimana klw pengaruhnya ampe sebegitu… Apakah mungkin kita akan jadi autis dengan sibuk FB-an mulu. Dan bahkan mungkin kita bisa melupakan cara ngomong karena terbiasa chatting lewat FB. Bisa jadi kita melupakan tatanan kesopanan, menghilangkan budaya tatap muka, budaya berbicara, bahkan budaya membaca.

Gw besyukur HP gw kebetulan GPRS nya lagi error, kalau ga mungkin gw juga akan sibuk dengan dunia per-FB-an..

“HAREE GENE GA PUNYA FACEBOOK…. KMANE AJE???”

TRIBUTE to INDONESIAN ARTS & CULTURE Vol. I

Posted in My Interest with tags on March 25, 2009 by Sutan Rajo di Langik

ITB adalah kampus yang sangat kaya, berwarna, dan diisi oleh orang-orang hebat (kata Shana). Dari Sabang sampai Merauke berhimpun dan berkegiatan di kampus ini. Banyak kreasi-kreasi menarik yang muncul dari kepala-kepala orang-orang ini. Salah satunya di bidang Seni dan Budaya. Sekitar 20-an unit kegiatan mahasiswa bidang Seni dan Budaya tumbuh di kampus ini dengan segala kreatifitasnya. Cuma sayangnya banyak kreativitas tersebut tidak terdokumentasikan dengan baik, dan hanya jadi konsumsi internal saja.

Oleh karena itu, Departemen Seni Budaya kabinet KM-ITB mencoba menginisiasi pembuatan DVD kompilasi unit dengan judul “TRIBUTE TO INDONESIA ARTS & CULTURE”. Bekerja sama dengan Campus Channel, LFM, dan teman-teman DKV ITB, DVD kompilasi volume I ini menampilkan Lingkung Seni Sunda ITB, Unit Kesenian Minangkabau ITB, Maha Gotra Ganesha, Marching Band  Waditra Ganesha, Paduan Suara Mahasiswa ITB,  dan ITB Student Orchestra, dan  beberapa bagian Opera Ganesha sebagai bentuk kolaborasi yang sangat apik mahasiswa ITB.

DVD ini menampilkan Best Performance dari unit tersebut, untuk berikutnya kita jadikan sebuah Indie Product dari ITB. Dengan target pasar mahasiswa ITB, dan Alumni, kita harapkan bisa menjadi trigger untuk pembentukan Industri Kreatif ITB. Tidak hanya indie label, tapi mudah-mudahan merangkum semua produk kreatif teman-teman mahasiswa.

Insya 4WI tanggal 28 Maret ketika Konser Ganesa Harmoni, akan kita coba soft launching DVD ini. Berminat??

Mimpiku

Posted in cerita ku with tags , on March 17, 2009 by Sutan Rajo di Langik

Well, ternyata kampus gw tercinta ini menyimpan pemikir2 yang handal di dalamnya. Gwtelah bertemu dengan beberapa orang diantaranya, dan gw yakin masih banyak lagi penulis dan pemikir hebat di ITB ini.

Muncul suatu gagasan untuk mengumpulkan tulisan2 dari orang2 hebat ini. Jangan sampai pemikiran2 mereka tenggelam dalam kubangan tugas dan kesibukan lainnya. Hanya terdampar di blog, tanpa pernah benar2 di ekspos ke luar. Jadi bener2 dikumpulin dan dijadikan buku.

Tapi gw juga ga akan sanggup sendirian, harus dibantu ama orang-orang hebat lainnya. Hmm. kira-kira judulnya apa ya?? “Tinta Ganesha Muda”, atau “Buah Pikiran Ganesha”?