Padang,Kota Panas

Posted in cerita ku on September 29, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Finally, gw nyampe di kota Padang. Kota Padang yang gerah, bikin item, dan ngeselin. :D

Yah, gw mendarat di Bandara Tabing dengan pesawat jenis Hercules. “Lho, bukannya kemaren katanya naik Boeing 737?”. Iya, harusnya sih gitu, tapi entah kenapa kita dapetnya cuma Hercules,ya udah, desak-desakan kayak sarden di dalam pesawat.

Sampai Padang, disambut udara panas dan terik matahari. Ya ampun, haredang pisan euy.. Dan hari ini ketika gw jalan2 di Padang, ada banyak2 hal yang udah ga terbiasa.

1. Gw ga terbiasa dengan panasnya udara padang. Keringetan mulu gw, puasa disini bikin cepet haus.

2. Gw kaget ketika tadi naik angkot mendengar kata-kata “Kal**a”, “Pan**k” diteriakkan dengan bebas. Panas jadinya kuping gw.

Yah,kota Padang, dan rumah orang tua gw yang cukup jauh dari jalan raya menyulitkan akses kemana2. Di rumah aja males, tapi mau keluar, panas ‘n jauh.

Kok rasanya gw lebih mencintai Bandung ya??

Sepotong Surat dari Hamba 4WI

Posted in my poem with tags on September 27, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Detik-detik terakhir Ramadhan, Syawal menanti di depan mata

malam ini, ku terduduk terdiam

merenung

Apakah Ramadhan ku telah lebih baik?

atau sama saja,

atau malah lebih buruk dari tahun kemarin.


Kuputar kembali rekaman hidup setahun lalu,

kuhitung-hitung kesalahan dan dosa yang kulakukan

Terucap maaf kepada semuanya, atas khilaf dan silaf yang telah kuperbuat.

Termohonkan ampun kepada-Nya atas dosa-dosaku, besar maupun kecil


sungguh, tiada manusia yang sempurna

tiada yang luput dari dosa


Ku mohon maaf dari mu saudara-saudaraku.

dan kita menyambut Idul Fitri ini dengan hati yang suci.


Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1429

Wataqabbalallahu minna wa minkum

Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Nyawa Melayang Demi 30.000 Rupiah

Posted in cerita ku on September 15, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Innalillah, demi 30.000 rupiah, 23 nyawa melayang dalam pembagian zakat seorang saudagar di Pasuruan Jawa Timur. Ribuan orang yang berdesak-desakan demi mendapatkan rezeki yang dibagikan di pelataran rumah saudagar tersebut.

Ya 4WI, segitu miskinkah saudara-saudaraku, sehingga rela mengabaikan keselamatan dirinya hanya untuk uang yang tak seberapa? Betapa hatiku teriris-iris mendengar kabar itu.

Negaraku sedang di coba, saudra-saudaraku sedang di uji. BBM melambung, harga sembako naik, dan banyak yang menghalalkan segala cara demi sesuap nasi. Sementara di atas sana, yang kaya pun terlihat semakin kaya, kasus korupsi, kolusi, suap dan lain2 banyak yang terungkap. Tapi itu hanya efek Gunung Es, masih banyak di bawah itu yang belum terdeteksi.

Tanganku masih lemah, belum kuat untuk membantu. Sementara di kampusku, lihatlah mobil dan motor semakin banyak. Jalan-jalan penuh oleh mobil yang di parkir, tak terpikirkan oleh mereka kalau saudara2 mereka masih banyak yang dhaif, yang lemah.

Ya 4WI, hindarilah aku dari segala kezhaliman…

Berikan aku kekuatan untuk berbuat, jangan hanya bisa melihat.

Semangat

Posted in Iseng Aja on September 5, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Menimbulkan semangat itu ternyta ga susah2 amat

Menjaga semangat itu yang susah bukan main….

suatu saat bisa kendur kapan saja……

Ramadhan ke 21

Posted in my poem on August 31, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Sebuah renungan untukku:


Ini Ramadhan yang ke 21 dalam hidupmu.

Berapakah yang berbekas dalam hidupmu??

Berapakah yang telah menjadikanmu lebih baik??


Sudah cukupkah bekalmu?

Apakah Kau berani menghadap-Nya dengan bekal yang sedikit ini?


lalu apalagi yang kau tunggu?

Jika kau menunggu matahari terbit besok,

siapa yang bisa menjamin kau masih bisa melihat mentari esok?


Jika kau menunggu malam ini,

siapa yang akan menjamin jantungmu masih berdenyut kencang


Tetapkan hatimu, kukuhkan niatmu.

Menjadi baik itu gampang, tapi menjadi lebih baik itu sulit.


Postingan Ke 120

Posted in Iseng Aja on August 29, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Tak terasa total postingan gw udah mencapai 120. Sejak 4 Mei 2007, postingan pertama gw. Yah, walaupun banyak yang isinya ga jelas dan ga penting, ga masalah. Sejujurnya gw bukan orang yang mahir memindahkan isi pikiran kedalam bentuk tulisan. Bahkan kalau Dosen TTKI gw ngeliat blog gw, pasti langsung mencak2 dia. Apalagi Dosen B. Inggris.

Bagi gw, kalau emang pengen nulis, ya nulis. Gw ga pernah membatasi tulisan gw minimal berapa halaman, atau isinya harus ini, harus itu. Suka-suka gw aja sih. Kalau lagi pengen nulis, ya nulis, kalau lagi ga pengen nulis, ya cuma ngeliatin blog orang2 aja.

Postingan gw ga sebagus punyanya Raditya Dika, atau Pidi Baiq (kalau ga mau dibilang Gokil). Ga seberbobot postingan2 Sodari n sodara gw di link sebelah ini —>>>

Tapi sejauh ini menulis itu cukup menyenangkan. Bebas ngeluarin uneg2 (ya, ga semua sih, yang pribadi banget pasti disimpan di “Buku Khusus”), bebas nulis apa saja (asal sopan, tul ga?)

Eh, sebenarnya blog pertama gw bikinnya di Friendster lho, tapi sejak saudari2 gw dari IF meracuni untuk pindah ke WordPress dengan berbagai iming2 kemudahan, ya ikut aja. Akhirnya, udah setahun lebih, masih terpelihara walau gw sendiri cuma bisanya nulis doang, ga bisa ngoprek2 blog ini lebih jauh. Males sih sebenarnya.

Mungkin 5 atau sepuluh tahun lagi blog ini masih terpelihara, masih rajin nulis, dengan konten yang lebih berbobot (harusnya atau sebaiknay sih?).

Kesimpulannya, ternyata menulis itu gampang kok, asal ga ngebatasin diri aja dalam nulis.


nb: Semua tulisan ini masih belum di uji kebenarannya. Kalau ada kesamaan fakta, sumpah, itu kebetulan (atau kesalahan? atau kebeneran? au ah… :D) belaka (belaka ini apa sih artinya??)

Mie Bledegh

Posted in Uncategorized on August 29, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Tadi siang, waktu jalan2 ke Palasari sama si Sandi nemu warung baso di Jl.Banteng no 65. Namanya Mie Bledegh. Sebenarnya ada beberapa jajanan juga di sekitar jalan itu, tapi karena melihat harga yang ditawarkan Rp.5000, jadinya tertarik.

Ternyata di warung itu, yang berkesan warung rumahan, hanya ada dua menu makanan yang disajikan, selain minuman yang menyediakan beberapa pilihan. Mie Baso, dan Yamien. Dan ada dua pilihan porsi Porsi A (Rp.5000) atau porsi B (Rp.7500). Akhirnya kami memesan mie Baso Porsi A.

Mienya enak, kayaknya bikinan sendiri, lembut, dan dengan kuah yang terasa bumbunya. Bahkan cuma perlu ditambahkan Sambel, atau kecap, tergantung selera. Basonya sendiri kenyal, kemungkinan kandungan dagingnya lebih banyak dari Baso biasanya. Rasanya sih, ga salah pilih tiba-tiba makan di sana.

Cuma rasanya porsi A ga cukup bwt gw yang porsi makannya “agak” banyak. Lain kali mesen yang porsi B ah, sekalian mau nyoba Yamien nya.

Warungnya bersih, walau ga terlalu besar, pelayanannya pun cukup bagus dan memuaskan. Cuma sayang, posisinya yang agak jauh dari ITB bikin gw mikir 2 kali klw mau kesana lagi, kecuali sekalian mau ke palasari. Kalau naik Damri DU-Jatinangor, lama. Kalau naik Angkot, dua kali angkot, lumayan nendang kantong tuh.

Yah, kalau ada yang mau traktir sih, ga masalah. Heheheheheheehhe

4 My Sist

Posted in let's practice english on August 25, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Well, I’m really2 happy 4 u

Finally u find ur love.

I hope this is ur true love, n be the last.


Don’t u know, when I get ur message

i’m really happy, n my tears drop 4 ur happiness…


may 4WI give the best 4 ur live

my beloved sister….

INKM ITB 2008 Selesai

Posted in cerita ku on August 24, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Akhirnya INKM ITB 2008 selesai juga. Banyak hal yang telah gw rasakan, banyak hal yang telah gw alami, dan juga banyak yang gw pelajari. Gw sadar kalau ITB itu bukan hanya UKM dan Tek.Mesin doang. Selama ini gw jadi katak di bawah tempurung. Ada banyak hal yang ga gw ketahui.

“Emang setelah loe ikut INKM loe jadi tahu banyak hal?”

“Ga, gw malah jadi sadar klw ga tahu tentang banyak hal”

Gw jadi takut kalau ntar ditanya2 ama teman2. Gw takut ketidaktahuan gw malah menjerumuskan ke arah yang salah. Ketika gw dulu pernah ngerasa “Gw tahu tentang Kaderisasi”, ternyata pengetahuan gw tak lebih dari seupil.

Tapi seperti yang gw tulis tadi, ada banyak hal yang gw dapatkan. Dapat teman, dapat kenalan baru, pengalaman baru, tambahan di CV (hehehehehehe).

Jujur, gw ga ngerasa puas dengan akhir INKM ini. Bwt gw, gw ngerasa gagal dalam INKM ini, gw belum kerja maksimal. Maaf banget bwt Aul yg udah mempercayai gw (sorry ul, gw blm bisa jadi sekjend yang baik), maaf bgt buat anak2 di bawah kesekjend-an, maaf bgt bwt anak2 konten, dan eksternal. Yah, tapi setidaknya gw ga nyesel pernah ada di INKM ini.

Oh ya, ada beberapa hal yang gw salut dalam INKM ini. Contohnya ketika Closing INKM dan pemulangan, gw bener2 ngeliat semua Himpunan (kecuali HMM sih), bergerak bersama, walaupun itu karena ada hal yang darurat terjadi. Anak2 lapangan yang rela ga makan, dan jatah makan mereka dikasihkan ke MaBa yang ga dapet makan. Para DanPas, DanYon, PanSus, dan DanLap yang seminggu begadang bikin teklap, paginya kumpul, ampe lupa mandi.

Tapi entah kenapa, gw masih merasa belum sreg dengan himpunan gw yang menarik diri dari INKM, bahkan menarik semua kadernya dari INKM. Gw ga rela aja ada orang yang ninggalin temannya yang lagi kerja. Sesalah2nya panitia, ga akan salah sampai menjerumuskan 2008 kan?? Yah, terkadang gw rada sebel, ketika dalam forum, orang2 ngomong, tapi ga pernah tahu kondisi di dalam. Orang yang ga pernah terlibat ngomong seakan dia tahu akan segala hal. Bahkan orang yang pernah ada di dalam sistem ini berbuat dan bertindak seakan tak pernah tahu kondisi. Memang paling enak berada di luar sistem, tapi pola pikir dua arah itu pnting.

Ah, sudahlah. Kalau gw terusin, ntar jadi melebar kemana-mana lagi..

“Generasi yang sukses adalah generasi yang melahirkan generasi yang lebih baik dari generasinya”

Pertanyaannya:”Apakah gw udah termasuk dalam generasi yang sukses itu?”

Nginget Ulang Tahun??

Posted in Iseng Aja on August 11, 2008 by Sutan Rajo di Langik

Gw punya kebiasaan buruk, ga pernah nginget2 ulang tahun orang-orang di sekitar gw. Ga tahu kenapa, ga pernah hapal gitu. Paling banter simpan di reminder HP, itu pun cuma orang-orang tertentu saja. Makanya gw jarang banget SMS utk ngucapin selamat Ulang Tahun, kecuali orang yang deket ama gw (yang agak istimewa).

Karena itu, gw ga terlalu masalah klw ada orang-orang yang lupa akan Ultah gw, lha wong gw sendiri aja sering lupa. Sebenarnya itu ga bagus juga sih, kadang ada orang-orang yang ngerasa di cuekkan.

Hari ini aja, gw nyaris melupakan UlTah 3 orang terdekat gw. Dan gw telah melupakan UlTah Mantan gw.

Jadi kepada sodara-sodara yang ngerasa Ultahnya dilupain ama gw, harap maklum aja ya, kapasitas otak terbatas nih. Juga kapasitas HP, apalagi pulsa.

heheheheheheeh